Tips Singkat Memilih Hosting

  1. Home
  2. /
  3. Artikel
  4. /
  5. Tips Singkat Memilih Hosting

Tips Singkat Memilih Hosting

Posted in : Artikel on by : bengkelkreasi Comments: 2

Sebelum membuat sebuah website, ada berbagai macam hal yang perlu dipersiapkan agar proses pembuatan website bisa berjalan lancar, salah satunya yaitu webhosting yang akan digunakan. Hosting merupakan tempat untuk menaruh, meletakkan dan menyimpan semua file-file web tersebut baik itu file html, css, php, javascript, gambar, video dan sebagainya.
Dalam pembuatan sebuah website, pemilihan hosting yang tepat merupakan satu dari sekian banyak hal yang berpengaruh terhadap kelangsungan dan kesuksesan website tersebut kedepannya.
Semakin lama umur sebuah website pasti akan semakin banyak pengunjungnya dan jika hosting yang digunakan tidak tepat maka bisa-bisa server mengalami down dan akhirnya website tidak bisa diakses. Efeknya website akan kehilangan banyak pengunjung.
Tentu ini sangat merugikan bukan. Untuk itulah kita perlu selektif dan teliti dalam memilih sebuah webhosting.
Untuk memilih hosting yang bagus ada beberapa tips yang perlu diperhatikan. Tips-tips ini merupakan kriteria-kriteria untuk memilih hosting yang tepat sesuai dengan kebutuhan sehingga hasilnya lebih efektif dan efisien. Berikut ini adalah tips dalam memilih hosting.

1. Tujuan Pembuatan Situs dan Jenis Situs
Hal pertama yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih hosting adalah tujuan dari pebuatan situs tersebut apakah, untuk website pribadi seperti personal blog, apakah untuk instansi atau organisasi, ataukah untuk komersial/bisnis seperti toko online.
Dari tujuan-tujuan tersebut spesifikasi hosting yang diperlukan berbeda-beda. Jika hanya untuk membuat blog pribadi maka dengan spesifikasi yang rendah saja sudah cukup karena tujuannya hanya untuk blog pribadi yang memiliki trafik rendah. Sedangkan untuk website instansi atau organisasi memerlukan spesifikasi hosting yang lebih tinggi, sebab pada website organisasi/instansi memiliki trafik yang lebih padat dari blog pribadi.
Spesifikasi hosting standar untuk sebuah situs organisasi/instansi adalah menggunakan Virtual Private Server/VPS. VPS adalah sebuah server virtual yang digunakan oleh satu klien dan berjalan diatas server fisik serta klien bebas menginstall sistem operasinya.
Kemudian untuk website kelas bisnis/komersial (contohnya seperti toko online atau forum) spesifikasi hosting yang digunakan pasti sangat tinggi karena menangai trafik yang sangat padat mencapai ratusan ribu bahkan jutaan pengunjung setiap hari.
Website jenis ini pada umumnya menggunakan Dedicated Server sebagai hostingnya. Dedicated server merupakan sebuah server fisik milik pribadi yang dibeli dan diletakkan pada suatu data center tertentu yang disewa oleh klien tersebut.

2. CMS yang Digunakan
CMS (Content Management System) yaitu sebuah sistem untuk memanajemen konten yang ada pada website tersebut. Contohnya seperti WordPress, Joomla, Drupal, OpenChart, PrestaShop, Xenforo dan masih banyak lagi. CMS-CMS tersebut memiliki kebutuhan sistem yang berbeda-beda sehingga kita harus menentukan CMS mana yang akan kita gunakan baru kemudian memilih hostingnya. Pada umumnya penyedia hosting saat ini memiliki paket hosting untuk suatu cms tertentu (bundling) sehingga hasilnya lebih bagus karena sudah disesuaikan dengan kebutuhan minimal sistem CMS.

3. Spesifikasi Server
Spesifikasi server hosting juga ikut menentukan kualitas website kedepannya. Semakin tinggi spesifikasi server hosting maka semakin kuat menangani trafik yang sangat besar sehingga kemungkinan server down akan lebih rendah. Dan juga sebaliknya, jika server hostingnya memiliki spesifikasi yang rendah atau tidak standar pasti tidak akan kuat menangani trafik dalam jumlah besar.
Untuk mengetahui spesifikasi server hosting yang digunakan oleh suatu penyedia layanan hosting, silakan telusuri di website penyedia tersebut, disana pasti dijelaskan server apa yang digunakan dan bagaimana spesifikasinya.
Jenis server/hosting ini terdiri dari dua jenis, yakni Cloud Server dan Tradisional Server. Cloud server adalah sebuah teknologi server terbaru yang terdiri dari beberapa server yang terpisah sehingga apabila salah satu server mengalami gangguan/masalah maka server lainnya akan langsung membackup sehingga website tidak akan down. Selain itu dengan teknologi cloud ini maka upgrade server tidak akan mengakibatkan situs down dan juga lebih aman dari serangan hacker. Sedangkan Traditional Cloud adalah server hosting biasa pada umumnya yang hanya menggunakan satu server saja, sehingga apabila server mengalami gangguan maka situs bisa down dan tidak bisa diakses.
Untuk memilih hosting yang baik dan berkualitas, pastikan kamu memilih hosting dengan teknologi cloud server karena memberikan lebih banyak keuntungan.
Setelah jenis server, hal selanjutnya yang berhubungan dengan server adalah lokasi. Sebelum menentukan hosting tentukan dulu target audiencenya. Jika target audiencenya lokal maka sebaiknya gunakan hosting lokal karena akan membuat loading website menjadi cepat, sebab lokasi server dengan pengunjung website tidak jauh. Begitu juga sebaliknya, jika target pengunjung mayoritas berasal dari luar negeri sebaik gunakan hosting dari luar karena kecepatan akses website akan berpengaruh dari lokasi server dan pengunjung.

4. Spesifikasi Hosting
Yang ke empat adalah spesifikasi hosting. Spesifikasi hosting yang di maksud disini merupakan spesifikasi yang akan didapatkan dari sebuah hosting yang kita sewa. Untuk mendapatkan sebuah hosting yang baik dan berkualitas ada beberapa hal yang perlu untuk diperhatikan, diantaranya :
– RAM/Alokasi CPU
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah alokasi CPU atau RAM. Mengapa hal ini saya tuliskan di awal ?
Karena RAM/CPU ini merupakan otak/pusat pengolahan data di server, jika RAMnya besar maka loading situs akan cepat karena mampu menangani banyak request data dari pengunjung. Dan sebaliknya, jika RAM kecil maka akan sangat berat untuk menangani request data (dalam jumlah besar) dari pengunjung. Jadi jika kamu ingin membeli/menyewa suatu paket hosting, tanyakan dulu berapa alokasi RAM yang diberikan untuk paket hosting tersebut agar tahu apakah nanti kuat untuk melayani trafik yang besar..
– Kapasitas Penyimpanan
Hosting yang bagus pada umumnya menyediakan kapasitas dan harga hosting yang rasional. Artinya kapasitas yang didapatkan sebanding dengan harga jualnya. Jangan tergiur dengan harga yang murah namun kapasitas hostingnya besar atau bahkan berkapasitas unlimited, karena bisa saja itu hanyalah teknik marketingnya saja agar laku dipasaran. Perhatikanlah beberapa aspek lainnya selain kapasitas hostingnya misalkan berapa alokasi RAMnya, berapa CPUnya dan masih banyak lagi.
– Bandwidth
Bandwidth yaitu batasan jumlah data yang bisa diakses dari sebuah hosting dalam satu bulan. Untuk masalah bandwidth ini lebih baik yang unlimited karena dengan begitu kita tidak akan khawatir akan kehabisan bandwidth ketika trafik website semakin padat.
– Jumlah Database
Jumlah database yang ditawarkan oleh setiap penyedia layanan hosting berbeda-beda, ada yang banyak dan ada juga yang sedikit. Sebaiknya pilihlah yang jumlah databasenya banyak karena suatu saat nanti bisa digunakan untuk keperluan dimasa mendatang baik membuat website lain maupun membuat aplikasi berbasis web online.
– Jumlah subdomain, addon domain dan parkir domain
Antara subdomain, addon domain dan parkir domain terdapat perbedaan. Subdomain merupakan sebuah domain bagian dari domain utama yang bisa kita buat sesuka hati tanpa membeli domain baru. Domain ini dituliskan sebelum domain utama. Dan Addon domain adalah sebuah domain baru yang ditambahkan ke dalam hosting yang sama dengan domain utama. Atau dengan kata lain domain baru bukan bagian dari domain utama namun menempati hosting yang sama dengan domain utama. Sedangkan yang disebut dengan istilah Parkir domain adalah sebuah domain baru yang ditambahkan diatas domain utama sehingga bila domain parkir diakses akan menampilkan isi yang sama dengan domain utama. Sebelum membeli hosting perhatikan berapa jumlah subdomain, addon domain dan parkir domain yang disediakan pada setiap paket hosting, tanyakan juga apakah bisa ditambah atau tidak. Hosting yang bagus biasanya melayani penambahan subdomain, addon maupun parkir domain dengan penambahan biaya tertentu.
– Fasilitas Backup dan Fitur Lainnya.
Fasilitas backup pada layanan hosting adalah salah satu fitur yang cukup krusial, mengingat dunia digital itu sangat rawan akan kehilangan data baik karena karena kesalahan teknis maupun non teknis. Untuk itu pilihlah hosting yang menyediakan fasilitas backup secara berkala/automatic backup oleh pihak server. Selain fasilitas backup, kemanan hosting juga menjadi prioritas utama, mengingat dunia internet sangat rawan akan peretasan. Untuk memilih hosting yang baik dan berkualitas perhatikan bagaimana keamanan servernya dan teknologi yang digunakan, jangan hanya tergiur fitur lainnya namun lupa fitur yang sangat penting ini.

5. Penyedia Hosting
Tips kelima adalah seputar penyedia layanan hosting. Berikut ini saya kategorikan menjadi 3 sub.
– Apakah Lokal atau Luar ?
Secara umum penyedia layanan hosting berasal dari lokal dan luar negeri. Sebelum membeli hosting, pikirkan baik-baik dimana kamu akan membeli hosting apakah pada penyedia lokal atau luar negeri, sebab nantinya akan berpengaruh pada pengelolaan hosting. Seperti contohnya adalah masalah bahasa dan metode pembayaran.
Jika kamu mampu berbahasa inggris dengan baik dan memiliki kartu kredit tidak masalah kalau kamu menggunakan hosting dari luar. Tetapi jika tidak mahir berbahasa inggris dan tidak punya kartu kredit, maka sebaiknya jangan menggunakan hosting luar negeri karena akan menyusahkan, baik untuk urusan transaksi maupun urusan support jika ada permasalahan dengan hosting.
– Bagaimana Supportnya ?
Ini juga harus dipertimbangkan. Penyedia hosting yang baik dan berkualitas pasti akan memberikan support 24 jam dalam seminggu. Jadi pilihlah hosting dengan support terbaik yang siap membantumu kapan saja.
– Reseller Atau Perusahaan
Untuk memilih hosting yang berkualitas, pastikan kamu mengetahui seluk beluk penyedia/penjual hosting tersebut. Maksudnya adalah apakah penyedia tersebut perseorangan (reseller) atau perusahaan. Hal ini nantinya berhubungan dengan support dan kelangsungan penyedia hosting tersebut.
Jika dikelola oleh reseller atau perorangan maka bisa dipastikan supportnya sangat terbatas dan kelangsungannya pun juga tidak terjamin. Namun jika dikelola oleh perusahaan pasti supportnya lebih baik karena dikerjaan oleh orang banyak dan kelangsungan penyedia hosting tersebut terjamin.
Untuk itu sebaiknya belilah hosting dari penyedia yang berbasis perusahaan bukan yang perorangan/reseller karena kita tidak bisa menjamin bahwa eksistensinya akan bertahan lama.
Untuk mengetahui apakah penyedia hosting tersebut reseller atau perusahaan caranya sangat mudah, silakan cari keterangannya di websitenya atau jika tidak ciri-ciri penyedia hosting yang dikelola oleh perusahaan adalah menyediakan fasilitas dedicated server atau paling tidak Virtual Private Server/VPS.

6. Review
Tips memilih hosting yang bagus dan berkualitas nomer 6 adalah review. Pastikan kamu membaca review-review yang ditulis orang lain seputar webhosting yang akan kamu gunakan.
Review ini merupakan pendapat mereka tentang hosting yang pernah atau sedang mereka pakai. Dari review mereka kamu akan dapat menyimpulkan apakah akan membeli dari penyedia tersebut atau tidak.
Perhatikan juga reputasi mereka biasanya hosting yang bagus dan berkualitas banyak diulas oleh blogger lain dan juga banyak dimuat di situs berita terkemuka.

7. Jumlah Pelanggan
Jumlah pelanggan dengan usia penyedia layanan hosting harus rasional. Artinya semakin lama usia sebuah jasa hosting pasti semakin banyak pelanggannya.
Jadi, jika kamu ingin membeli hosting yang baik, sebaiknya belilah dari penyedia hosting yang sudah berumur dan memiliki pelanggan banyak. Karena secara logika hosting yang kurang baik maka pelanggannya juga sedikit, sebab banyak yang tidak puas dengan layanannya.
Selain dari yang saya tuliskan diatas, ada juga penyedia hosting yang masih baru tapi sudah memiliki banyak pelanggan, itu berarti bahwa ini adalah hosting yang bagus dan berkualitas.

8. Harga
Untuk hal ini kamu pasti sudah tahu, ada harga ada rupa. Tapi hal itu tidak mesti berlaku selamanya. Sesuaikan budget dan kebutuhanmu dan banding-bandingkanlah antara penyedia hosting yang satu dengan yang lainnya untuk menemukan yang paling sesuai.

9. Kebutuhan
Tips terakhir untuk membeli hosting yang bagus adalah menyesuaikan kebutuhan. Rencanakan dulu secara matang apakah tujuan websitemu dalam jangka penjang, sehingga semuanya menjadi efektif dan efisien baik biaya yang dikeluarkan maupun SDMnya.

Untuk memilih hosting yang bagus, baik dan berkualitas tidak sulit, hanya perlu sedikit usaha dan ketelitian mengingat banyaknya penyedia hosting diluar sana. Untuk itu kamu harus memperhatikan antara tujuan yang hendak dicapai, budget dan kebutuhan sehingga semuanya menjadi efektif dan efisien (tidak ada yang terbuang secara percuma, misalnya hosting yang terlanjur dibeli namun tidak dipakai).

2 thoughts on Tips Singkat Memilih Hosting

  • cheap dedicated server hosting 25/10/2016Reply

    I do not even know how I stopped up here, however I assumed this post was once great. I don’t know who you’re but certainly you are going to a famous blogger if you happen to are not already. Cheers!

  • Tori 18/01/2017Reply

    This is the peefrct post for me to find at this time

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *